Senin, 28 Februari 2011

ASUPAN SEHAT, PEREDA ASAM URAT

Penyakit asam urat (gout) adalah penyakit yang menyerang sendi dan tendon yang disebabkan timbunan kristal urat. Timbunan kristal urat tersebut disebabkan karena deposit asam urat yang lama-kelamaan membentuk kristal pada sendi atau tendon yang terkena sehingga mengakibatkan peradangan.

Asam urat memiliki tanda-tanda mirip arthritis, yakni nyeri sendi, terutama di jempol kaki yang kemudian merambat di persendian kaki. Umumnya orang yang berusia 35 tahun ke atas rawan terkena penyakit ini.

Kendati bisa dikendalikan dengan obat, sebenarnya penderita asam urat wajib melakukan diet ketat terhadap makanan pencetus purin. Dalam buku Terapi Herba, Buah, Sayuran 10 Penyakit Utama, terbitan Flona Serial, disebutkan beberapa makanan yang disarankan untuk penderita asam urat.

1. Jus sirsak
Buah sirsak kaya mineral dan vitamin larut air yang berkhasiat untuk mengobati asam urat serta memperlambat proses penuaan. Selain kandungan serat dan anti-oksidan, sirsak juga memiliki senyawa aktif alkaloid isquinolin yang berfungsi sebagai analgetik kuat.

Sifat anti-oksidan dapat mengurangi terbentuknya asam urat melalui penghambatan produksi enzim xantin oksidase. Sedangkan kombinasi sifat analgetik (mengurangi rasa sakit) dan anti-inflamasi (anti-radang) mampu mengobati asam urat.

2. Pisang
Zat berkhasiat yang terkandung dalam pisang, antara lain ion potasium dan B6 yang bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit persendian dan nyeri otot.

3. Air putih
Penderita asam urat sangat dianjurkan mengonsumsi banyak cairan seperti air putih atau jus buah karena dapat membantu pengeluaran asam urat melalui urine. Disarankan untuk mengonsumsi air putih mencapai 10 gelas sehari (2,5 liter).

4. Buah berair
Buah yang mengandung air juga sangat penting, seperti semangka, melon, belewah, belimbing, dan jambu air. Buah yang di dalam saluran cerna diubah menjadi alkohol sebaiknya dibatasi, misalnya durian dan nanas. AN

Sumber :
http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/09/24/14473783/asupan.sehat.pereda.asam.urat
24 September 2009

ASAL USUL ASAM URAT

Saat ngebis ke semarang, saya nguping diskusi tetangga yang begitu seru. Bak seorang ahli memberi petuah pada muridnya. Mereka membicarakan soal asam urat. Beberapa yang bisa kutip : “Asam urat tuh sebenarnya bermula dari adanya sumbatan pembuluh darah. Lama-kelamaan sumbatan itu menjadi keras, makanya disebut urat, ya..membentuk seperti urat. Sumbatan tu juga menjadikan keadaan disana menjadi asam makanya disebut asam urat“. Begitu kata bapak yang bicara begitu semangat. Pembicaraan terus berlanjut. Tapi dalam benakku, apa teori udah berubah?? Mungkin gara-gara saya dah lama ga buka buku kali ya… Tadinya mau ku konfirmasi, tapi gara-gara takut dikemplangi, dan di cap anak sok tau. Saya diem aja dan membiarkan ia terus berkoar. Oleh karena itu, saya bertekat, khusus menulis artikel bertema Asam Urat untuk bulan ini.

Asam Urat adalah Hasil Katabolisme Purin
kristal urat
Apa sih maksudnya? Asam urat (uric acid-dalam bahasa Inggris) adalah hasil akhir dari katabolisme (pemecahan) purin. Purin adalah salah satu kelompok struktur kimia pembentuk DNA. Yang termasuk kelompok purin adalah Adenosin dan Guanosin. Saat DNA dihancurkan, purin pun akan dikatabolisme. Hasil buangannya berupa Asam urat. (1)

Purin termasuk komponen non-esensial bagi tubuh, artinya purin dapat diproduksi oleh tubuh sendiri. Apabila kita mengkonsumsi makanan yang mengandung purin, maka purin tersebut akan langsung dikatabolisme oleh usus.(1) Urat (bentuk ion dari asam urat), hanya dihasilkan oleh jaringan tubuh yang mengandung xantin oxidase, yaitu terutama di hati dan usus. Produksi urat bervariasi tergantung konsumsi makanan mengandung purin, kecepatan pembentukan, biosintesis dan penghancuran purin di tubuh. Normalnya, 2/3 -3/4 urat di ekskresi (dibuang-red) oleh ginjal melalui urin. Sisanya memlalui saluran cerna.(2) Berarti semakin banyak makanan yang mengandung tinggi purin di konsumsi makan makin tinggi kadar asam urat yang diserap.

Sifat Kimia Asam Urat

Proses metabolisme purin

DNA secara skematis
Asam urat merupakan asam lemah dengan pKa 5,75. Urat cenderung berada di cairan plasma ekstraselular dan cairan synovial (cairan sendi-red). Sekitar 98% urat membentuk monosodium urat pada pH 7.4. Monosodium urat mudah disaring dari plasma.(2)

Plasma terlarut monosodium urat pada konsentrasi 6,8 mg/dl pada 37oC. Pada kadar asam urat yang lebih tinggi, plasma menjadi jenuh dan potensial mengendap membentuk kristal urat. Akan tetapi, kadang-kadang pengendapan ini tidak terjadi meskipun kadar asam urat tinggi, hal ini kemungkinan karena adanya suatu zat pelarut dalam plasma.(2)

Asam urat lebih larut di urin daripada di air biasa, ini karena adanya urea, protein dan mukopolisakarida di urin. pH urin sangat berpengaruh pada kelarutannya. Pada pH 5.0, urine mampu melarutkan asam urat dengan kadar antara 6-15 mg/dl. Pada pH 7.0, kelarutannya meningkat, bisa melarutkan asam urat antara 158 sampai 200 mg/dl. Bentuk ionisasi urat di urin dapat berupa mono- dan disodium, kalium, ammonium, dan calcium urat.(2)

Kadar urat di darah tergantung usia dan jenis kelamin. Umunya, anak-anak memiliki kadar asam urat antara 3,0-4,0 mg/dl. Kadar ini akan meningkat dengan bertambahnya usia dan menurun saat menopause. Rata-rata kadar asam urat pada laki-laki dewasa dan wanita premenopause sekitar 6.8 dan 6,0 mg/dl. Kadar asam urat pada orang dewasa cenderung meningkat dengan bertambahnya usia, berat badan, tekanan darah, konsumsi alcohol dan gangguan fungsi ginjal. (2)


Tentang gejala, komplikasi dan sebagainya akan dilanjutkan lain waktu….

Kepustakaan

Murray, R; Granner, D; Mayes, P; Rodwell, V. 2003. Harper’s Illustrated Biochemistry, Twenty-Sixth Edition. In Rodwell, V. metabolism of purine & pyrimidine nucleotides. New York. McGraw-Hill Companies. p293-302
Kasper, D; Braunwald, E; Fauci, A; Hauser, S ;Longo, D; Jameson, L. 2004. Harrison’s Principles of Internal Medicine 16th Edition. In Wortmann, R. disorder of purine and pyrimidine metabolism. New York. McGraw-Hill Professional.

Sumber :
Hasan, Catatan Seorang Dokter
http://mha5an.wordpress.com/2008/10/16/asal-usul-asam-urat/

Sumber Gambar :
http://www.crscientific.com/5-minute-foodcolor-1.7-veg-fiber-400x-2.jpg

KHASIAT DAUN BAMBU UNTUK ATASI ASAM URAT



So Hobby hanya termangu menyaksikan tingkah polah evelyn cucunya yang tengah bermain, sesekali bocal 5 tahun itu merengek minta digendong sang kakek. Namun, apa daya kedua pergelangan tangan Hobby bak tertusuk-tusuk jarum sehinggga tak kuasa menahan bobot tubuh si bocah. Itu gara-gara kadar asam urat mencapai 8,1 mg/dl. Angka itu melebihi ambang batas normal yakni 4,1-6,1 mg/dl. Menurut dr Suharti K Suherman SpFK, dari Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, asam urat merupakan hasil akhir metabolisme purin. Senyawa itu banyak terdapat dalam makanan seperti jeroan, emping, dan sarden.

Asam urat sebetulnya diperlukan tubuh untuk membentuk inti-inti sel. Namun, yang diperlukan tubuh hanya sedikit. Sisanya dikeluarkan melalui usus (30%) dan ginjal (70%). Tingginya kadar asam urat dalam darah disebabkan sintesis asam urat berlebih, sedangkan ekskresi di ginjal sedikit.

Asam urat berlebih itu berpadu dengan natrium membentuk kristal natrium urat pada jaringan lunak persendian. Terbentuklah endapan yang disebut topus. Akibatnya terjadi peradangan-biasa disebut arthritis gout-akut yang ditandai rasa nyeri di persendian seperti pada lutut, jari tangan, jari kaki, dan pergelangan tangan.
Gaya hidup

Kadar asam urat tinggi berawal dari kebiasaan buruk Hobby mengkonsumsi makanan berlemak. Masakan khas Padang yang sarat lemak tak pernah luput disantap. Belum lagi kebiasaan mengkonsumsi kudapan kacang tanah setiap kali menonton televisi. ‘Setengah kilo kacang tanah bisa habis dalam 3 hari,’ kata pengusaha percetakan itu. Kegemaran itu berlangsung sejak remaja. Meskipun kacang tanah berkadar purin rendah yaitu kurang dari 100 mg/100 g takaran saji, tapi bila dikonsumsi terus-menerus jumlahnya menumpuk di dalam darah.

Gaya hidup yang kurang sehat di perkotaan membuat prevalensi penyakit gout lebih tinggi ketimbang pedesaan. Menurut dr Setyo Purwono MKes SpPD, dokter spesialis penyakit dalam Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, prevalensi gout di pedesaan hanya 1,7%, sedangkan di perkotaan mencapai 4,8%. Agar terbebas dari gout, pasien biasanya dianjurkan mengkonsumsi obat pereda sakit, antipembengkakan, dan penurun kadar asam urat darah. Untuk mengurangi sakit dan bengkak, pasien diberi obat berbahan aktif kolkisin, indometasin, fenilbutason, dan kortikosteroid.

Pengobatan untuk menurunkan kadar asam urat ditempuh dengan 2 cara: mencegah pembentukan atau mempercepat ekskresi asam urat. Obat pencegah terbentuknya asam urat biasanya golongan alopurinol. Sedangkan golongan probenesid, sulfonipirazon, azapropazon, dan benebronaron berperan mempercepat ekskresi asam urat.

Obat-obatan itu biasanya diberikan dalam jangka waktu lama. Hal itu tentu saja menjadi beban bagi pasien. ‘Obat penurun kadar asam urat biasanya cukup mahal,’ ujar Setyo. Karena itu Hobby lebih memilih mengkonsumsi tablet ekstrak daun bambu Phyllostachis glauca asal daerah Anji, Zhejiang, China. Sejak 2008, ia rutin mengkonsumsi suplemen buatan China yang ditawarkan koleganya 2 kali sehari masing-masing 4 tablet.

Diuretik

Sebulan mengkonsumsi, rasa sakit di persendian pergelangan tangan mulai reda. Hobby pun tak lagi merintih saat kedua tangannya menggendong sang cucu. Untuk memastikan kesembuhannya, pria kelahiran Bagan Siapi-api itu memeriksakan darah sebulan silam. Hasil pemeriksaan kadar asam urat turun menjadi 7 mg/dl. Jumlah itu memang masih melebihi ambang normal, tapi cenderung menurun. ‘Saya akan terus mengkonsumsi ekstrak daun bambu hingga kadar asam urat kembali normal,’ katanya.

Menurut Sinse Mochammad Yusuf, ahli pengobatan China di Sukabumi, Jawa Barat, daun bambu yang ada di Indonesia juga dapat digunakan untuk meredakan asam urat. ‘Sebaiknya gunakan daun muda,’ katanya. Daun bambu yang baru dipetik dijemur hingga kering agar getahnya hilang. Sebelum direbus, gesek-gesekkan antar daun bambu untuk menghilangkan bulu-bulu halus yang gatal.

Kemudian rebus segenggam daun bambu atau setara 9-15 g dalam 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Setelah dingin, minum air rebusan daun bambu 2 kali sehari masing-masing 1 gelas. Yusuf menuturkan daun bambu berefek diuretik sehingga mempercepat ekskresi asam urat dari ginjal.

Kaya flavon

Menurut dr Handoyo, dokter umum di Jakarta, kadar asam turun lantaran daun bambu kaya flavon. Flavon salah satu kelas dari flavonoid. Selain sebagai salah satu sumber antioksidan, flavon juga berperan menghambat oksidasi xantin menjadi asam urat.

Cara kerja daun bambu menurunkan kadar asam urat mirip kemangi Ocimum basilicum var. anisatum. Tanaman yang kerap dijadikan lalapan itu biasanya dihindari penderita gout lantaran memicu naiknya kadar asam urat. Padahal, hasil riset secara in vivo yang dilakukan dr Setyo Purwono MKes SpPD, kemangi justru ampuh menurunkan kadar asam urat.

Penelitian dilakukan terhadap 50 tikus putih jantan dari galur yang sama secara acak. Tikus-tikus itu kemudian dibagi ke dalam 5 kelompok berdasarkan perlakuan. Kelompok I dijadikan kontrol dan hanya diberi 4 ml air. Kelompok II diberi perlakuan alopurinol berdosis 42,85 mg/kg bobot tubuh. Alopurinol golongan senyawa aktif yang berperan memcegah terbentuknya asam urat yang beredar di pasaran. Pada kelompok II-V tikus diberi sari air daun kemangi dengan dosis masing-masing 51,36 g/kg BB, 102,72 g/kg BB, dan 205,44 g/kg BB.

Sebelum diberi perlakuan tiap hewan coba diambil darahnya melalui ekor sebanyak 2 ml untuk mengetahui kadar asam urat awal. Setelah itu diberi perlakuan sehari sekali selama 7 hari. Pengamatan kadar asam urat darah dilakukan pada hari ke-1, 3, 5, dan 7 setelah perlakuan.
Menurun

Hasil penelitian menunjukkan pemberian sari air daun kemangi berdosis 51,36 g/kg BB dan 102,72 g/kg BB menurunkan kadar asam urat tikus mulai hari ke- 3-7. Sedangkan pada dosis 205,44 g/kg BB mampu menurunkan kadar asam urat sejak hari pertama perlakuan. Namun, kemampuan kemangi menurunkan kadar asam urat masih kalah kuat dengan alopurinol.

Menurut Setyo belum diketahui secara pasti senyawa yang berperan menurunkan asam urat. ‘Perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kandungan senyawa aktif,’ kata alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada itu. Ia menduga cara kerja kemangi mirip alopurinol yakni menghambat oksidase xantin menjadi asam urat. Dengan begitu nyeri akibat radang sendi perlahan sirna.


Sumber :
http://www.trubus-online.co.id dalam :
http://cintaherbal.wordpress.com/2009/12/10/khasiat-daun-bambu-untuk-atasi-asam-urat/
10 Desember 2009

Sumber Gambar:
http://www.twofrog.com/images/bam6.jpg

PENGELOMPOKAN BAHAN MAKANAN MENURUT KADAR PURIN (BAGI PENDERITA ASAM URAT)




I. Golongan Makanan yang mengandung purin tinggi (100 - 1000 mg/100 gram bahan makanan) :

Jerohan ( Hati, Ginjal, Otak , Jantung, Paru, Usus, dll ), Golongan Ikan Laut ( Udang,
tongkol, sarden, tengiri, kerang, kepiting, lobster, cumi cumi, remis,dll ), Ekstrak Daging (
abon, dendeng ), Ragi/ tape, Makanan kalengan dan makanan yang mengandung alkohol.




Catatan :  SEBAIKNYA DIHINDARI

 

II. Golongan makanan yang mengandung purin sedang 9 - 100 mg/100 gram bahan makanan) :


Daging sapi, ikan (kecuali yang terdapat dalam kelompok I), ayam, udang, tahu, tempe, asparagus, toge, daun dan biji melinjo, kacang kacangan, kol, bayam, kangkung, , daun singkong, daun pepaya,dll.


Catatan :  DI BATASI
 

III. Golongan makanan yang mengandung purin rendah :
Nasi, Ubi, singkong, jagung, telur, buah buahan (kecuali sayuran dalam kelompok II), waluh, selada, buncis, selada air, bit, wortel, dan sawi hijau.


Catatan :  DAPAT DIMAKAN SETIAP HARI


TIPS BAGI PENDERITA ASAM URAT :
Sebaiknya dalam 3 bulan pertama, hindari sayuran hijau, hindari minyak goreng (sebaiknya makan makanan kukus2an), perbanyak minum air putih, olah raga minimal 20 menit perhari. Itu semua dilakukan untuk membuang penumpukan kristal urat dalam tubuh, setelah itu semua dilakukan, silahkan bulan berikutnya dicoba sayur-sayuran hijau.

Selamat mencoba, semoga sukses !



Sumber :
Klinik IHC (Integrated Health Center)
Jl. Taman Cibunut Utara 16 Bandung
Telp. 022-423 0523

Mengobati Penyakit Asam Urat Secara Alamiah



 
Setiap orang memiliki asam urat di dalam tubuh, karena pada setiap metabolisme normal dihasilkan asam urat. Sedangkan pemicunya adalah makanan dan senyawa lain yang banyak mengandung purin. Sebetulnya, tubuh menyediakan 85 persen senyawa purin untuk kebutuhan setiap hari. Ini berarti bahwa kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15 persen. A
sam Urat dan pengobatannya
Banyak orang menyantap apa saja yang dia inginkan, tanpa mempertimbangkan kandungan di dalamnya. Makanan sumber dari produk hewani biasanya mengandung purin sangat tinggi.Produk makanan mengandung purin tinggi kurang baik bagi orang-orang tertentu, yang punya bakat mengalami gangguan asam urat. Jika mengonsumsi makanan ini tanpa perhitungan, jumlah purin dalam tubuhnya dapat melewati ambang batas normal.


Seseorang dikatakan mengalami gangguan asam urat (gout) bila kadar asam urat dalam darah melebihi batas normal (diatas 7 mg%). Penaykit ini ditandai dengan pembengkakan di sendi-sendi lutut dan jari-jari yang disertai rasa nyeri. Hal ini terjadi karena bertumpuknya kristal-kristal asam rat dari hasil metabolisme bahan pangan yang mengandung purin.

Ginjal adalah organ yang mengatur kestabilan kadar asam urat dalam tubuh dan akan membawa sisa asam urat ke pembuangan air seni. Namun jika kadar asam urat itu berlebihan, ginjal tidak akan sanggup mengaturnya sehingga kelebihan itu akan menumpuk pada jaringan dan sendi. Otomatis, ginjal juga akan mengalami gangguan. Kandungan asam urat yang tinggi menyebakan nyeri dan sakit dipersedian yang amat sangat, jika sudah sangat parah, penderita bisa tidak bisa jalan.

Kadar asam urat sangat berhubungan erat dengan makanan yang dikonsumsi. Oleh karena itu, pengaturan pola makan sangat diperlukan.


Berikut ini beberapa Golongan Purin Makanan :

I. Golongan Makanan yang mengandung purin tinggi :
Jerohan ( Hati, Ginjal, Otak , Jantung, Paru, Usus, dll ), Golongan Ikan Laut ( Udang,
tongkol, sarden, tengiri, kerang, kepiting, lobster, cumi cumi, remis,dll ), Ekstrak Daging (
abon, dendeng ), Ragi/ tape, Makanan kalengan dan makanan yang mengandung alkohol.

II. Golongan makanan yang mengandung purin sedang :

Daging sapi, ayam, udang, tahu, tempe, asparagus, toge, daun dan biji melinjo, kacang kacangan, kol, bayam, kangkung, , daun singkong, daun pepaya,dll.

III. Golongan makanan yang mengandung purin rendah :
Nasi, Ubi, singkong, jagung, telur, buah buahan, waluh, selada, buncis, selada air, bit, wortel, dan sawi hijau.


Hindari konsumsi bahan pangan yang mengandung kadar purin tinggi, seperti:

-Minuman fermentasi dan mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, dan tuak.
-Udang, remis, tiram, kepiting, kerang
-Berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden,kornet sapi
-Berbagai jeroan seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus,
-Buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat dan es kelapa.

Beberapa prinsip diet yang harus dipatuhi oleh penderita asam urat:


1. Membatasi asupan purin
Pada diet normal, asupan purin biasanya mencapai 600-1.000 mg per hari. Namun, penderita asam urat harus membatasinya menjadi 120-150 mg per hari. Purin merupakan salah satu bagian dari protein. Membatasi asupan purin berarti juga mengurangi konsumsi makanan yang berprotein tinggi. Asupan protein yang dianjurkan bagi penderita asam urat sekitar 50-70 gram bahan mentah per hari atau 0,8-1 gram/kg berat badan/hari.

2. Asupan energi sesuai dengan kebutuhan
Jumlah asupan energi harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh berdasarkan pada tinggi badan dan berat badan.

3. Mengonsumsi lebih banyak karbohidrat
Jenis karbohidrat yang dianjurkan untuk dikonsumsi penderita asam urat adalah karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti, dan ubi. Karbohidrat kompleks ini sebaiknya dikonsumsi tidak kurang dari 100 gram per hari, yaitu sekitar 65-75% dari kebutuhan energi total. Sedangkan karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirup sebaiknya dihindari karena akan meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

4. Mengurangi konsumsi lemak

Lemak bisa menghambat eksresi asam urat melalui urine. Makanan yang mengandung lemak tinggi seperti jeroan, seafood, makanan yang digoreng, makanan bersantan, margarin, mentega, avokad, dan durian sebaiknya dihindari. Konsumsi lemak sebaiknya hanya 10-15% dari kebutuhan energi total.
asam urat dan pengobatannya
5. Mengonsumsi banyak cairan
Penderita rematik dan asam urat disarankan untuk mengonsumsi cairan minimum 2,5 liter atau 10 gelas sehari. Cairan ini bisa diperoleh dari air putih, cairan dari buah-buahan yang mengandung banyak air seperti apel, pir, jeruk, semangkan, melon, blewah, dan belimbing.


6. Tidak mengonsumsi minuman beralkohol
Alkohol akan meningkatkan asam laktat plasma. Asam laktat ini bisa menghambat pengeluaran asam urat dari tubuh. Karena itu, orang yang sering mengonsumsi minuman beralkohol memiliki kadar asam urat yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumsinya.

7. Mengonsumsi cukup vitamin dan mineral
Konsumsi vitamin dan mineral yang cukup, sesuai dengan kebutuhan tubuh akan dapat mempertahankan kondisi kesehatan yang baik.

8. Perbanyaklah mengonsumsi buah dan sayuran untuk menjaga ketahanan tubuh terhadap infeksi yang lebih parah.
Buah dan sayuran untuk mengobati gangguan asam urat, antara lain buah naga, nanas, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai, dan tomat.

Berikut adalah resep jus nanas dan jus sirsak yang bermanfaat untuk penderita asam urat:


Jus Nanas
Juz Nanas
• 1/2 buah nanas, potong-potong
• 2 iris melon, korek bulat dengan sendok cocktail
• 1 gelas es serut


Cara Membuat:
• Blender halus nanas, tambahkan melon.
• Segera sajikan didalam gelas berisi es serut (untuk 2 gelas).


Jus Sirsak


300 gr sirsak, buang bijinya
250 gr melon
1 sdm air jeruk nipis (bila suka)
es batu secukupnya

Cara Membuat:

Blender sirsak bersama melon hingga halus, tambahkan air jeruk nipis.
Tuangkan ke dalam gelas dan beri es batu secukupnya. Segera sajikan. (untuk 3 gelas)

Perhatikan, sari buah bukanlah "penertralisir" setelah anda makan jeroan, selalu usahakan hindari makanan pantangan untuk asam urat bila Anda sudah mulai merasakan gejalanya. (Erabaru/yqm)

Sumber :
http://erabaru.net/featured-news/48-hot-update/11664-mengobati-penyakit-asam-urat-secara-alamiah
22 Maret 2010
http://kolomkesehatan.blogspot.com/2009/03/makanan-yang-menyebabkan-asam-urat.html

Sumber Gambar:
http://tykhaamrah.files.wordpress.com/2010/05/soursop_drink.jpg
http://www.whatzups.com/account/1-BuahSirsak2.jpg
http://elmudunya.files.wordpress.com/2010/06/1asamurat.jpg

Minggu, 20 Februari 2011

Cara Membersihkan Sayur dan Buah dari Pestisida

img (Foto: thinkstock)
Jakarta, Pestisida digunakan untuk mencegah hama pada tanaman buah dan sayur. Sayangnya, kandungan pestisida tersebut bisa berbahaya bagi tubuh manusia dalam jangka panjang. Ini caranya menghilangkan pestisida dari sayur dan buah.

Buah dan sayur sudah dipercaya sebagai makanan sehat yang kaya serat. Tapi laporan kesehatan terbaru justru menemukan 67 jenis pestisida yang akhirnya membuat buah dan sayur 'kotor'.

Pestisida merupakan bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan, menolak, memikat atau membasmi hama, penyakit dan gulma yang tidak berpengaruh pada tanaman. Pestisida seringkali disebut sebagai 'racun'. Tapi banyak petani yang menggunakan pestisida untuk mencegah kerusakan atau pembusukan.

Dalam jumlah tertentu, penggunaan pestisida untuk tanaman buah dan sayur masih dapat ditolerir tubuh. Namun bila jumlahnya berlebihan bisa membahayakan untuk kesehatan, seperti menyebabkan kanker, ADHD pada anak, gangguan sistem saraf, gangguan tiroid dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Berikut beberapa cara untuk mengurangi dan membersihkan sayur dan buah dari pestisida, seperti dilansir Hubpages, Selasa (1/2/2011):
  1. Cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir sebelum memegang produk makanan, termasuk saat akan mencuci buah dan sayur.
  2. Cuci buah dan sayur dengan air bersih dan mengalir untuk membersihkan sisa-sisa tanah dan kotoran yang menempel.
  3. Gunakan sikat gigi atau sikat yang lembut untuk membersihkan pestisida dari buah dan sayur, serta tetap gunakan air yang mengalir.
  4. Buang daun terluar dari sayuran berdaun dan kemudian bilas dengan air bersih dan mengalir.
  5. Kupas kulit sayur dan buah yang memiliki kulit tebal, terutama buah dan sayur yang dilapisi lilin.
  6. Untuk menghilangkan lilin juga bisa dengan dicuci dengan air hangat yang dicampur garam dan air lemon atau cuka.
  7. Jangan gunakan deterjen atau sabun yang dapat meninggalkan sisa bahan kimia lain di buah dan sayur.
  8. Memasak membantu mengurangi beberapa sisa pestisida dalam buah dan sayur yang tidak hilang saat dikupas atau dicuci.
  9. Sebaiknya belilah buah dan sayur organik bila Anda tetap takut dengan pestisida.
  10. Jika memiliki kebun, Anda juga bisa menanam sendiri buah dan sayur sehingga dapat dipastikan tidak mengandung pestisida.
http://health.detik.com/read/2011/02/01/123514/1557897/766/cara-membersihkan-sayur-dan-buah-dari-pestisida?881104755

Mengenali Warna dan Manfaat Buah juga Sayuran

Para sahabat yg baik, ternyata warna pada buah dan sayur mewakili kandungan di dalamnya lho. Yuk, kita cermati artikel berikut:



Warna Jingga

Zat yang terkandung :
1. Betakarotin untuk mencegah penuaan sel (radikal bebas). Betakarotin dalam tubuh berubah menjadi Vit A untuk kekebalan tubuh.
2. Vit A untuk kesehatan mata.
Sayuran Warna jingga
Contohnya: ubi jalar merah, labu kuning dan wortel
Zat yang terkandung :
1. betakarotin.
2. kalsium pektat untuk menurunkan kadar lemak dalam darah pada Wortel.

Warna Merah
Buah Warna Merah
Contohnya: Strawberry, tomat, jambu biji merah dan Semangka.
Zat yang terkandung :
1. Zat Antosianin
• Mencegah Infeksi dan kanker katong kemih
2. Zat Likopen
• Menghambat kemunduran fungsi fisik dan mental
• Mencegah pikun
• Bermacam-macam kanker.
Sayuran Warna Merah:
Contohnya: Terung, kol merah dan bayam merah.
Zat yang terkandung :
1. Pygmen merahnya mengandung Flavonoid sebagai antikanker
2. Warna merah pada kol merah fitokimia dan vit C 2X dari kol putih.
(santap mentah)

Warna Kuning

Buah Warna Kuning
Contohnya: Belimbing, nanas, pisang Nanas
Zat yang terkandung :
1. kalium untuk mencegah stoke dan jantung koroner.
2. dijus mencegah diare dan penyembuhan radang.
Sayuran Warna Kuning
Contohnya: jagung muda dan paprika
manfaatnya mencegah serangan jantung, stoke dan katarak.

Warna Hijau

Buah Warna Hijau
Contohnya: Melon,alpukat,anggur hijau
Zat yang terkandung :
1. mengandung asam alegat berfungsi untuk menghambat sel kanker.
2. mengandung kalium berfungsi untuk menormalkan tekanan darah.
Sayuran Warna Hijau :
Contohnya: Bayam,chai sim, daun singkong
Zat yang terkandung :
1. vitamin C , B kompleks,
2. zat besi
3. kalsium
4. magnesium
5. fosfor
6. betakarotin
7. serat.
Kekurangan sayuran hijau mengakibatkan kulit kasar dan bersisik.


Warna Putih

Buah Warna Putih
Contohnya: Sirsak,duku, klengkeng, dan leci
Zat yang terkandung :
1. vit C yang tinggi
2. serat.
Sayuran Warna Hijau Putih :
Contohnya: Toge, kol, kembang kol, sawi putih, rebung, jamur

Zat yang terkandung :
1.Vitamin C
2. Vitamin E
3. Senyawa antikanker pada Jamur, kol, dan kembang kol

Yang harus diperhatikan.
1. Pada makanan yang mengandung tambahan kimia sintetis seperti pewarna, baking soda, bensoat, penyedap makanan dan esense. Bahan-bahan ini menjadi sumber radikal bebas yang merangsang jaringan menjadi heperaktif dan memicu timbul kanker. Semua makanan itu perlu dihindari.
2. Mengurangi penggunaaan MSG / vitsin / moto dalam proses memasak. Karena MSG tersebut akan menimbulkan kanker.
2. Konsumsi sayuran hijau sebaiknya dalam jumlah besar setiap hari, dengan kombinasi sayur warna jingga dan kuning, merah-unggu dan putih.

sumber : http://education.feedfury.com

7 kunci sehat ala Hiromi Shinya

Add caption
Hiromi Shinya dalam Buku "THE MORACLE OF ENZIME" memaparkan bahwa seluruh tubuh dan funginya yang tak terhitung banyaknya dapat dipahami dengan sebuah kata kunci yaitu enzim. Makhluk hidup, entah manusia, hewan atau tumbuhan sekalipun tak akan dapat bertahan tanpa adanya enzim. Lebih dari 5000 jenis enzim vital diciptakan dalam sel-sel tubuh kita dan kita juga memproduksi enzim dengan menggunakan enzim yang terdapat di dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari. Bila kita kekurangan enzim tertentu atau yang lebih parah kehabisan enzim tertentu maka timbullah penyakit.

 40-Year-Old Puzzle Related Liver Enzyme Function Solved 
Sehingga secara umum, bila ingin menjaga kesehatan agar tidak terkena penyakit maka kita perlu memperhatikan apa, kapan dan bagaimana makanan dan minuman kita. Dan karena makanan dan minuman dapat ‘digunakan’ oleh sel-sel tubuh kita setelah melewati organ pencernaan, maka penting sekali menjaga agar lambung dan usus kita selalu sehat (dari pengalamannya sebagai ahli endoskopi gastrointestinal, ia memperlajari bahwa bila sistem pencernaan seseorang besih maka orang tersebut dapat melawan penyakit jenis apa pun dengan mudah, sebaliknya bila sistem pencernaan seseorang tidak bersih orang tersebut rentan menderita suatu penyakit). 


Untuk singkatnya ada beberapa faktor yang harus dilakukan (atau dihindari) untuk menjaga agar karakteristik lambung dan usus tetap baik yang oleh Dr. Shinya disebut 7 kunci untuk hidup sehat :

  1. Menu makanan yang baik, yaitu terdiri dari :
    1. 85-90% makanan nabati berupa biji-bijian, sayuran dan buah-buahan (yang paling baik adalah yang ditanam secara organik, karena bahan kimia hanya memboroskan ‘energi dan enzim’ yang sebenarnya bisa dipakai untuk keperluan lain tubuh kita ).
    2. Sekitar 10-15% berupa protein, sumber paling baik adalah ikan kecil (karena ikan besar mengandung merkuri) dan konsumsi daging sapi atau domba harus dibatasi atau dihindari.
    3. Makanan dan bahan yang harus dihindari/dibatasi : teh hijau jepang, teh cina, kopi, makanan yang manis dan gula, nikotin, alkohol, cokelat, lemak dan minyak, garam meja biasa (gunakan garam laut yang mengandung mineral)
    4. Cara makan yang baik adalah berhenti makan 4-5 jam sebelum tidur, mengunyah setiap suap 30-50 kali, makan buah atau minum jus 30-60 menit sebelum waktu makan dan konsumsilah lebih banyak makanan mentah atau dikukus sebentar ( menggoreng sangat tidak dianjurkan),
  2. Mengkonsumsi air yang baik yaitu air yang memiliki kekuatan reduksi yang besar, yang belum terpolusi oleh zat-zat kimia.
    1. Orang dewasa sebaiknya minum 6-10 gelas setiap hari
    2. Minum 1-3 gelas air setelah bangun tidur pagi hari
    3. Minum 2-3 gelas air sekitar 1 jam sebelum setiap waktu makan
  3. Pembuangan yang teratur (jangan gunakan obat pencahar)
  4. Olah raga secukupnya (olah raga berlebihan justru akan menghasilkan sejumlah radikal bebas yang besar)
  5. Istirahat yang cukup
a. Pergi tidur pada waktu yang sama setiap malam dan dapatkan tidur 6-8 jam tanpa terputus
b. Lakukan tidur singkat setelah makan siang (sekitar 30 menit)
6. Pernapasan dan meditasi
a. Bermeditasi
b. Berpikiran positif
c. Kenakan pakaian longgar yang tidak menyesakkan napas
7. Kebahagiaan dan cinta
a. Kebahagiaan dan cinta akan meningkatkan faktor enzim tubuh, terkadang bagai keajaiban
b. Luangkan waktu untuk sikap menghargai
c. Hidup penuh semangat dan hadapi hidup, pekerjaan dan orang-orang yang Anda cintai dengan sepenuh hati.

Saya sangat sependapat dengan Hiromi, dan menurut saya ada satu hal yang sangat penting yang perlu ditambahkan untuk mendapatkan kesehatan yang utuh lahir dan batin, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan berusaha mematuhi segala perintah-Nya dan berusaha menjauhi segala larangan-Nya. Memang, menjaga kesehatan cukup sulit, butuh pengorbanan dan terkadang cukup mahal harganya. Tetapi bila kita sakit, tidak saja lebih mahal harganya, melainkan juga lebih terasa sulitnya..Bagaimana pendapat Anda?

Sumber : http://mariasonhaji.wordpress.com/2008/09/21/menjaga-kesehatan-melalui-makanan/ 

DNA : Pikiranmu Jadi Sumber Penyakit dan Kesembuhan

Selama ini kita masih sulit memahami bagaimana mekanisme pikiran positif dapat mempengaruhi kesuksesan, kesehatan, dan kebahagiaan kita. Lima abad lalu bahkan baru 5 dekade yang lalu, manusia  percaya bahwa kesakitan atau kesembuhan murni datang dari Sang  Pencipta sebagai cobaan. Sebelum dunia kesehatan dan medis menemukan fatogen-fatogen eksternal dan internal, bibit penyakit seperti Malaria, Kolera, Tifus dianggap sebagai kiriman setan atau cobaan dari Tuhan. Begitu juga, masyarakat kita saat inipun sempat mengabaikan aspek unsur kimiawi yang terrkandung dalam batu Ponari  yang dapat menyembuhkan + fakor sugesti/pikiran positif dan langsung menjudge bahwa itu syirik (ada setan) atau sebaliknya itu mukzizat dari Allah/Tuhan yang diperantarakan.
Jika boleh saya menilai, maka pola sikap dan pemikiran “short-cut” (asal bunyi tanpa observasi, data dan pengujian) seperti itu tidak jauh berbeda dengan pola pemikiran kita 5 abad yang lalu, hanya saja saat ini masyarakat telah memiliki knowledge yang lebih mengenai patologi. Namun, pemikiran yang sengaja kita batasi untuk mengeksplor lebih mendalam fenomena-fenomena alam sebagai source of knowledge tampaknya menjadi penghalang terbesar kemajuan pendidikan teknologi bangsa kita. Ini berimplikasi tumbuhnya kultur bangsa yang hanya lebih cenderung menjadi bangsa pengguna (customer-consumer) produk luar, bukan producer atau inventor.
DNA dan Kehidupan

Pertanyaan sekarang adalah apakah kita percaya bahwa penyakit, kesehatan ataupun penyembuhan bergantung  pada faktor-faktor lain seperti pikiran dan mental kita? Benarkah sebagian besar penyakit muncul dari pikiran negatif kita? Sebelum kita mempercayai sesuatu (dalam konteks ini), alangkah lebih baiknya kita melakukan investigasi dan penelusuran mendetil.
Seperti tulisan saya sebelumnya mengenai Analisis Faktor Penyembuhan Air Ponari, saya mengemukakan bahwa kemungkinan faktor penyembuhan ala Ponari adalah faktor mental, sugesti, dan probability unsur kimia yang terkandungnya.  Selain itu, saya juga melampirkan salah satu hasil penelitian mengenai dampak sugesti pada penyembuhan di Barat. Dan juga fenomena-fenomena seperti mengapa kita merasa mulai sembuh tatkala  baru menemui sang dokter.
Dan pada kesempatan ini, saya akan mengutip hasil penelitian Kazuo Murakami, Ph.D (Profesor Genetika) dalam bukunya, “The Divine Message of DNA“, yang membuka tabir tersembunyi di dalam DNA, “prosesor”-nya sel-sel tubuh kita.  DNA (DeoxyriboNucleic Acid) atau asam deoksiribonukleat merupakan asam nukleat yang berisi kode genetik yang berfungsi sebagai blue print (cetak biru) segala aktivitas kita terutama sel kita. Dengan informasi DNA, maka sel dan jaringan di kepala akan menumbuhkan rambut yang terus tumbuh, sedangkan bulu di alis akan tumbuh dengan panjang tertentu (hm..coba kalo bulu alis atau mata tumbuh terus), begitu juga sel jari, telinga, mata dan seterusnya. DNA menjadi fondasi pertumbuhan sel, menyusun dengan tepat protein dan molekul RNA, lalu membentuk jaringan, organ hingga tubuh kita. Dalam hal ini, DNA sangat mempengaruhi aspek fisik kehidupan kita. Sedangkan aspek fisik (lingkungan) turut mempengaruhi mental kita, begitu juga sebaliknya.

Pengaruh Pikiran Pada Kesehatan dan Penyakit Secara Ilmu DNA
Dalam buku “The Divine Message of DNA” (DM-DNA) yang telah diterbitkan Mizan dengan judul “Tuhan dalam Gen Kita“, dikatakan bahwa kode-kode genetik DNA memiliki karakteristik on (nyala) dan off (padam). Tiap orang memiliki DNA yang mengandung semua bakat sekaligus perintang (bukan bakat) yang terprogram dalam 70 triliun kombinasi kode gen.  Artinya kode gen bakat piano dan anti-nya telah terprogram dalam gen kita. Hanya saja, apakah gen bakat kita cenderung atau sebaliknya antinya yang aktif (mirip mekanisme on-off pada sistem digital 0-1 atau biner). Begitu juga, gen kanker beserta antinya, gen tumor beserta antinya, gen cerdas beserta antinya, akan aktif atau tidak sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan [aspek lingkungan : makanan, lingkungan, suara, dst] dan pikiran. Begitu juga hipotesa graviton pasti memiliki antinya yakni anti-graviton.
Idealnya adalah kode gen positif yang aktif, sedangkan gen yang berbahaya dinonaktifkan. Dan berpikir positif merupakan kunci penting dalam mengaktifkan kode tersebut. Jika kita mengerti tentang sistem mikroprosesor atau mikrokontroller, maka kita akan mudah mengerti gen aktif sebagai high state (misalnya 5 volt DC) dan gen non-aktif sebagai low state (misalnya 0 volt DC). Dalam hal ini, berpikir positif merupakan “tombol” untuk mengaktifkan gen-gen positif dan memadamkan kode gen negatif, dan sebaliknya berpikir negatif menjadi “tombol” untuk mengaktifkan gen negatif dan memadamkan gen positif. Berbagai kasus dan penelitian diungkapkan secara rinci di buku Kazuo Murakami, Ph.D tersebut.
Konsep pikiran positif dan negatif telah menjadi frasa yang sangat familiar di telinga kita yakni “berpikirlah positif“, atau “ambil sisi positif“. Berpikir positif hendakya disertai rasionalitas terlebih dalam mengambil suatu keputusan. Disis lain, sejak kecil sebagian dari kita  lebih banyak mendapat porsi informasi negatif daripada positif. Kita cenderung mudah mengingat hal-hal negatif ketimbang hal positif yang kita alami atau peroleh. Terlebih dalam kondisi buruk, kita akan sulit untuk berpikir positif.

Gambar Struktur DNA
Pikiran Positif dan Negatif dari Aspek Entropi
Kazuo Murakami berusaha menjelaskan perbedaan pikiran positif dan negatif dari aspek entropi. Entropi merupakan istilah dalam dunia fisika maupun kimia yang menjelaskan fenomena ketidakteraturan alam semesta yang dipelajari dalam Second Thermodynamic Law (Hk. Termodinamika II). Hal ini dapat dijelaskan sederhana dalam fenomena dimana setetes tinta akan menyebar luas dalam sebuah baskom berisi penuh air. Dan mengapa tinta tidak berkumpul saja dalam satut titik atau tidak menyebar?
Fenomena penyebaran setetes tinta merupakan hukum alam yang alami yakni entropi. Hanya saja, apakah penyebaran secara cepat atau lebih lambat tergantung pada faktor-faktor luar seperti suhu/pemanasan, konsentrasi, atau pengadukan. Jika airnya cukup dingin (agak membeku) dan kita tidak mengaduknya, maka tinta tersebut tidak akan menyebar cepat. Hal ini serupa dengan kejadian sehari-hari kita. Ketika kita menghadapi masalah atau sakit, apakah batin kita bertambah tergoncang atau sebaliknya. Semakin batin dan pikiran kita tergoncang, maka penderitaan atau penyakit kita akan semakin parah. Sedangkan jika batin dan pikiran kita tenang dan berpikir positif, maka penderitaan atau penyakit kita akan berkurang bahkan dengan bantuan obat + do’a, penyakit dapat kita sembuhkan. Hal ini mirip dengan mengangkat tetesan tinta di atas es, bukanlah air yang mendidih. Sehingga pada fenomena Ponari, terlepas dari kandungan kimiawi pada batu tersebut, kita akan mudah mengerti bahwa penyembuhan pasien sangat ditentukan oleh faktor mental atau sugesti sang pasien.
Penyebaran setetes tinta ini merupakan fenomena penguraian atau dalam materi atau zat lain mengalami ketidakteraturan atau pembusukan. Inilah disebut sebagai entropi.  Tinta akan mudah bercampur dengan air (bahkan tanpa energi luar), sedangkan untuk memisahkan tinta dari air dibutuhkan energi ekstra.  Fenomena tinta juga berlaku untuk semua jenis materi, termasuk materi penyusun tubuh kita (DNA).
Sejak kita dilahirkan, tubuh kita sedang mengalami perubahan, dan secara bertahap tubuh kita akan tumbuh dan kemudian menuju ambang kematian atau kehancuran. Satu-satunya alasan ilmiah mengenai hal ini adalah keberadaan gen kita yang cenderung bergerak menuju penguraian atau kehancuran. Ini adalah fenomena alami, sangat alami (hukum alam atau Tuhan). Dalam kata lain, tubuh kita terlahir dengan dilengkapi oleh sebuah program untuk mematikan sel.
Jika gen tiba-tiba bekerja dengan kemampuan penuh, hasilnya adalah kematian mendadak karena gen-gen itu akan rusak. Namun, biasanya gen kita bekerja untuk menjaga agar kita tetap hidup dan mencegah peningkatan entropi. Dengan kata lain, hidup dapat dilihat sebagai  menjalani proses yang secara alami bergerak menuju kematian dan penguraian serta mengarahkannya pada keteraturan ….. (DM-DNA : Kazuo Murakami Chapter 2)
Ini berarti bahwa tubuh juga memiliki kecenderungan untuk mempertahankan nilai entropi yang stabil, atau memperlambat proses meningkatnya entropi. Kemampuan tubuh untuk memperlambat peningkatan entropi (gen-gen) sangat ditentukan oleh faktor mental kita. Gen-gen dan enzim-enzim yang diproduksi sesuai perintah masing-masing memiliki peran penting untuk mengurangi entropi. Tapi perlu diingat bahwa kecenderungan tubuh adalah menyembuhkan secara bertahap, bukan perubahan mendadak.
Jika kita menerapkan prinsip entropi pada konsep pikiran positif dan negati, wajarlah untuk menganggap bahwa pikiran positif menyebabkan pengurangan entropi, sementara berpikir negatif menyebabkan peningkatan entropi. Anda akan melihat mengapa hal ini terjadi dalam penelitian diabetes – tertawa yang akan dijelaskan berikutnya  ….. (DM-DNA : Kazuo Murakami Chapter 2)
Kazuo Murakami, Ph.D melakukan penelitian mengenai efek pikiran positif/gembira yakni tertawa dengan pikiran negatif (tegang, jemu, bosan) pada penderita diabetes. Penelitian tersebut mendapatkan hasil spektakuler yakni tawa (rasa senang) memiliki efek menguntungkan bagi tingkat glukosa darah. Mereka menemukan bahwa 23 gen teraktivitasi berkat pasien tertawa. Dan salah satu gen yang berhasil Tim Kazuo Murakami identifikasikan ketika seseorang tertawa (pikiran positif) adalah gen reseptor D4 dopamin (DRD4), yang terkait dengan penghambatan kerja enzim adenyil cyciase, yang memegang peranan penting dalam peningkatan glukosa darah. Sedangkan hal ini  (pengaktifan gen-gen positif) tidak terjadi pada pasien yang kondisinya tegang, jemu, bosan.

Efek Pikiran Positif dan Pikiran Negatif
Dari penelitian-penelitian efek pikiran positif terhadap gen yang menjadi sumber utama pertumbuhan dan fungsi sel, maka dapat ditarik satu pengetahuan baru yakni emosi positif dapat memicu tombol genetik. Jika tubuh dapat direpresentasikan sebagai sistem yang terdiri dari mental/batin/pikiran dan tubuh/fisik/DNA, maka antara tubuh dan batin akan memiliki hubungan saling terkait (dependence relationship). Untuk manusia secara umum, maka ketika mentalnya bermasalah (stress, tegang, takut), maka fisiknya pun akan terganggu. Fisiknya akan mudah terserang penyakit dan bibit penyakit. Begitu juga sebaliknya, jika seseorang mengalami penderitaan fisik, maka hal tersebut dapat mempengaruhi batin atau mentalnya.
Tentu kadar kesalingterkaitan antara batin dan fisik sangat tergantung pada kematangan mentalnya. Yakni dalam hal ini berhubungan dengan pengalaman (kedewasaan), iman (keyakinan), kebiasaan atau latihan (training dan motivasi). Sehingga, cara termurah dan efektif dalam menguatkan mental adalah do’a yang semua agama mengajarkannya. Dari do’a, shalat, zikir, meditasi atau sejeninya, maka bagi seseorang yang memiliki pemahaman yang baik terhadap ajaran agama, akan lebih mudah menghadapi tantangan lingkungan (faktor lingkungan, masyarakat, bahkan tubuh bagi mental, dan pikiran bagi tubuh). [Catatan : tubuh dapat menjadi lingkungan bagi sistem mental/pikiran, begitu juga sebaliknya unsur mental/pikiran dapat menjadi sumber eksternal (lingkungan) bagi DNA/tubuh kita).
Dengan pemahaman ini, seyogyanya seorang yang memiliki kedalaman praktik dan pemahaman suatu agama akan memiliki keadaan mental yang stabil dan selalu memancarkan emosi positif dari hati dan pikirannya. Batinnya tidak akan mudah goyah ketika pujian atau celaan menimpa dirinya. Dikala mendapat keuntungan dan rezeki, batinnya akan stabil dan tetap memancarkan emosi positif yakni grateful (bersyukur), humble (rendah hati) dan generous (bermurah hati). Begitu juga, ketika giliran ketidakberuntungan menimpanya, grateful, humble dan generous tetap terpatri dalam mentalnya.  Sehingga secara kasat mata, maka seseorang yang bergebu-gebu dan lantang menghujat dan memaki orang lain karena berbeda pendapat atau berbeda keyakinan, akan menjadi objek pertanyaan besar yakni "benarkah ia telah menjalankan agamanya dengan baik dan benar?"

Sehat atau Sakit datang dari Pikiranmu
Ini merupakan bagian akhir dari tulisan saya. Jika kita telusuri secara mendalam, maka penyakit atau kesembuhan (sehat) sangat tergantung pada pikiran atau sikap mental kita. Sugeti merupakan cara efektif untuk mengaktifkan gen positif dan memadamkan gen negatif. Sugesti dapat muncul dari keyakinan kuat atas do'a, keyakinan kuat pada benda/materi (obat, jimat, batu, dsb), dorongan keluarga dan sahabat (misalnya : menjenguk rekan sakit), dan masih banyak lagi. Inilah mengapa orang dengan beragam agama dan kepercayaan bahkan bagi mereka yang tidak percaya sama Tuhan sama sekalipun, dapat mengalami penyembuhan asalkan mereka percaya atau memiliki sugesti akan penyembuhan yang disertai "perantara". Perantara dapat berupa obat tradisional, jamu, obat kimia, urut/pijak, terapi infra merah, air putih dan sejenisnya.
Jadi, kekuatan berpikir positif memiliki pengaruh yang sangat besar pada tiap orang. Hal ini terlihat jelas ketika seseorang jatuh sakit. Jika seseorang dokter memberitahu pasiennya bahwa ia (pasien yang bermental kurang stabil) menderita kanker, hal ini akan membuat pasien mengalami depresi yang berujung pada memburuknya kondisi kesehatan. Sehingga hal ini pun diterapkan oleh dokter-dokter untuk tidak memberitahu secara langsung kepada pasien yang mengalami penyakit kronis yang sulit disembuhkan seperti kanker.
Dalam sisi lain, seorang akan mulai mengalami penyembuhan yang sangat progresif tatkala mendapat dorongan dan motivasi dari keluarga, sahabat dan dokter yang merawat. Bahkan tidak sedikit orang mendapat "keajaiban" penyembuhan dengan latar suku, ras, agama yang berbeda-beda. Dalam penelitian genetika ini, maka proses ini disebut sebagai penyembuhan diri sendiri. Konsep penyembuhan diri sendiri telah muncul sejak zaman dahulu kala, bahkan hewan-hewan dihutan pun melakukan hal yang sama ketika mereka (hewan) jatuh sakit. Hal ini dapat dijelaskan karena tubuh (DNA) memiliki kode genetik untuk melakukan penyembuhan sendiri. Hanya saja, apakah pikiran/mental kita mengizinkan tubuh kita untuk melakukan penyembuhan sendiri? Apakah pikiran/mental/kebiasaan hidup mengizinkan perubahan dalam cara makan (jenis makanan, sayur, buah, alami atau buatan), atau kebiasaan (rokok, alkohol, zat aditif dan adiktif)?
Jika batin/mental mengizinkan (berusaha) berpikir positif dan penyembuhan serta sehat, maka kebahagiaan, kesembuhan, dan hidup sehat akan menjadi milik kita. Karena pada hakekatnya, dalam setiap gen kita memiliki potensi untuk menimbulkan penyakit, dan pada saat yang sama, juga gen dapat mencegah penyakit.
Hanya saja, kita mau milih yang mana, untuk hidup dengan pemikiran positif atau negatif. Apakah kita mengingankan hidup sehat atau berpenyakit, tergantung pada mental Anda. So, jangan lupa untuk terus memancarkan pikiran positif ke setiap elemen kehidupan.
Jadi, apakah Anda percaya bahwa sakit atau sehat sangat bergantung dari pikiran Anda? Jika percaya, kembangkan pikiran positif yang tentunya disertai rasionalitas. Agar sehat dan cerdas.
Terima kasih, Semoga Bermanfaat.

Sumber : http://nusantaranews.wordpress.com/2009/03/08/sakit-atau-sehat-datang-dari-pikiran-percayakah/

Jumat, 18 Februari 2011

KRAKATOA WELLNESS & HEALTH SECRET


KRAKATOA NIRWANA RESORT adalah Resort tepi pantai di Lampung Selatan yang terkenal dengan pantai yang tenang dan pemandangan gunung Rajabasa. Resort ini menawarkan paket WELLNESS & HEALTH SECRET selama 2 malam 3 hari. Paket ini sangat sesuai untuk Bapak/Ibu yang sangat mendambakan kesehatan yang ingin tidak tergantung dengan pengobatan medis dan rumah sakit. Keuntungan paket ini adalah akan mendapatkan pengetahuan dan pengalaman istimewa tentang HEALTH SECRET, keseimbangan spirit-pikiran-raga melalui YOGA, teknik terapi BODY STIMULATION, serta mendapatkan lengkap Breakfast, Lunch, Dinner yang semuanya HEALTHY FOOD, juga akan ditunjukan COOKING DEMO agar peserta dapat menerapkan sepulangnya di rumah. Pada tanggal/jadwal yang telah ditentukan Resort ini akan diblock khusus untuk tamu WELLNESS. Paket ini dirancang berangkat dari Jakarta, tamu akan mendapatkan pengalaman perjalanan LAMPUNG TOUR berangkat via darat menyeberang Selat Sunda dan pulangnya mampir di LAMPUNG HIGHLAND suatu tempat di Lampung seperti UBUD dan kembali ke Jakarta via pesawat terbang. Paket KRAKATOA WELLNESS & HEALTH SECRET bekerjasama dengan IHC (Integrated Health Secret) yang dipimpin Dr. Puti. Ajaklah sanak saudara, teman dan rekan kerja untuk ikut program ini, kesehatan adalah INVESTASI yang sangat bisa memperkecil POTENTIAL LOST akibat sakit atau dirawat di RS, Operasi dll. Jadikan cara sehat WELLNESS sebagai GAYA HIDUP. Anda hanya tinggal membawa koper kebutuhan anda, selebihnya tenaga professional kami yang ‘handle’. Ikuti program ini, dan anda akan mendapatkan buktinya

Investasi untuk program ini sebesar:
• Peserta dari Jakarta : Rp. 3 juta/org, Rp. 5 juta/2 org

• Peserta dari Bandung : Rp. 3.5 juta/org, Rp. 6 juta/2 org
• Peserta dari Lampung : Rp. 2.5 juta/org, Rp. 4 juta/2 org

Apabila anda memiliki pertanyaan lain, silahkan menghubungi tim kami di nomer telephon di bawah ini.

http://krakatoawellness.blogspot.com/ 
http://integratedhealthcenter.blogspot.com/

HEALTH SECRET MODULE


Dengan Health Secret Module anda akan mendapatkan inspirasi dan pendalaman mengenai Kehebatan Rahasia Tubuh, Rasa dan Pikiran dalam mengatasi dan mengembangkan kemampuan untuk menjadi sehat. Penyampaian Module ini sangat menarik, akrab, dan interaktif. Adapun module Health Secret tersebut meliputi Keajaiban Tubuh Manusia, Perkembangan Sistem Pengobatan di Dunia, Makanan Yang Bisa Menyebabkan Penyakit, Dampak Oksigen Radikal Bebas, Peranan Anti Oksidan, Dampak Pola Makan Pada Organ Tubuh, Peranan Gaya Hidup Bagi Kesehatan, Sekilas Tentang Herbal Medicine.

YOGA TRAINING


Kekuatan dan keseimbangan rasa dan pikiran serta olah tubuh alam Yoga sangat membantu keselarasan metabolisme tubuh, menetralisasi stress, serta memperkuat aura positif manusia. Pada setiap pagi hari tepat di hamparan rumput di tepi pantai latihan Yoga akan dilakukan dengan pelatih dari IHC. Peserta akan dibantu secara intensif agar dapat melaksanakan latihan ini dengan baik. Dengan atmosfir pantai berlatarbelakang Gunung Rajabasa, dengan udara yang segar diharapkan latihan Yoga untuk peserta ini dapat membuahkan kesegaran, kekuatan positif pikiran, dan suasana perasaan yang lebih tenang.

BODY STIMULATION


Berbeda dengan massage, body stimulation lebih focus pada pemijatan titik-titik meridian tubuh yang berkontribusi langsung pada penyehatan organ-organ tubuh. Teknik ini akan langsung diterapkan ke peserta oleh terapis khusus dan diajarkan langsung secara intensif berpasangan. Sehingga upaya proses penyehatan dengan teknik Body Stimulation ini dapat diterapkan sendiri sambil bersantai di rumah.

HEALTHY FOOD


Nutrisi sangat berpengaruh terhadap kesehatan, dalam program ini seluruh hidangan Breakfast, Lunch dan Dinner serta Coffee Break akan disajikan menu Healthy Food. Anda dapat menikmati resep Healthy Food ala Travellers Krakatoa Nirwana Resort, dan tidak ketinggalan Chef nya akan memberikan Cooking Demo kepada peserta, anda akan mendapatkan resepnya…gratis.

CHOOSE YOUR TIME


Krakatoa Wellness & Health Secret akan diadakan setiap bulan, dengan jadwal yang sudah tertata baik selama satu tahun. Anda tinggal memilih kapan waktu yang tepat untuk mengambil cuti atau hari bebas anda untuk berlibur sekaligus mengikuti kegiatan Wellness. Sengaja jadwal program dibuat pada Weekdays agar suasana kegiatan lebih kondusif dan Resort ini akan ditata khusus untuk Tamu Wellness.

TRAVELLING EXPERIENCE

Peserta Krakatoa Wellness & Health Secret akan dijemput di MORE (Marketing Office Rasuna Epicentrum – Kompleks Taman Rasuna – Jakarta) naik executive bus menyeberang Selat Sunda menuju Krakatoa Nirwana Resort. Setelah mengikuti progam Wellness, dalam perjalanan pulang peserta akan diajak ke Lampung dengan bus. Tour ke Lampung khusus ke tempat yang mendukung suasana Wellness yang kami sebut Lampung Highland, yaitu suatu tempat mirip Ubud-Bali di tengah jantung kota. Kegiatan cukup dua jam di Lampung Highland bersantai sambil menikmati makan siang. Tour ke Lampung Highland ini sebagai penutup acara sebelum peserta diantar ke Bandara Raden Inten untuk boarding naik pesawat Sriwijaya Air pulang ke Jakarta.

Rabu, 16 Februari 2011

LIPUTAN IHC DI BERBAGAI MEDIA CETAK

Berbagai Media cetak yang pernah meliput diantaranya :
KORAN SINDO (SEPUTAR INDONESIA), PIKIRAN RAKYAT, KORAN HRI (HARIAN RAKYAT INDNESIA), MAJALAH NOOR, MAJALAH UMMI, & MAJALAH SWADAYA .







Minggu, 13 Februari 2011

Download Proposal Training HEALTH SECRET 2020 (pdf)

Download Proposal Training HEALTH SECRET 2020 (PDF) di sini : 

Download Profile Training HEALTH SECRET 2020 (pdf)


Download Profile Training HEALTH SECRET 2020 (PDF) di sini : 

DOWNLOAD MANAJEMEN HIDUP SEHAT DI MASA LANSIA

Download Makalah Manajemen Hidup Sehat Di Masa Lansia di sini :

CONTOH POLA MAKAN DAN POLA HIDUP SEHAT

DOWNLOAD PROFILE IHC 2010


 Download Profile IHC 2010 di sini :

Kematian Sel !

Stimulus yang terlalu berat dan berlangsung lama serta melebihi kapasitas adaptif sel akan menyebabkan kematian sel dimana sel tidak mampu lagi mengkompensasi tuntutan perubahan. Sekelompok sel yang mengalami kematian dapat dikenali dengan adanya enzim-enzim lisis yang melarutkan berbagai unsur sel serta timbulnya peradangan. Leukosit akan membantu mencerna sel-sel yang mati dan selanjutnya mulai terjadi perubahan-perubahan secara morfologis.

Kematian sekelompok sel atau jaringan pada lokasi tertentu dalam tubuh disebut nekrosis. Nekrosis biasanya disebabkan karena stimulus yang bersifat patologis. Selain karena stimulus patologis, kematian sel juga dapat terjadi melalui mekanisme kematian sel yang sudah terprogram dimana setelah mencapai masa hidup tertentu maka sel akan mati. Mekanisme ini disebut apoptosis, sel akan menghancurkan dirinya sendiri (bunuh diri/suicide), tetapi apoptosis dapat juga dipicu oleh keadaan iskemia.


Apoptosis

Apoptosis adalah kematian sel yang terprogram (programmed cell death), adalah suatu komponen yang normal terjadi dalam perkembangan sel untuk menjaga keseimbangan pada organisme multiseluler. Sel-sel yang mati adalah sebagai respons dari beragam stimulus dan selama apoptosis kematian sel-sel tersebut terjadi secara terkontrol dalam suatu regulasi yang teratur.

Informasi genetik pemicu apoptosis aktif setelah sel menjalani masa hidup tertentu, menyebabkan perubahan secara morfologis termasuk perubahan pada inti sel. Kemudian sel akan terfragmentasi menjadi badan apoptosis, selanjutnya fragmen tersebut diabsorpsi sehingga sel yang mati menghilang.




Nekrosis

Nekrosis merupakan kematian sel sebagai akibat dari adanya kerusakan sel akut atau trauma (mis: kekurangan oksigen, perubahan suhu yang ekstrem, dan cedera mekanis), dimana kematian sel tersebut terjadi secara tidak terkontrol yang dapat menyebabkan rusaknya sel, adanya respon peradangan dan sangat berpotensi menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

1. Perubahan Mikroskopis

Perubahan pada sel yang nekrotik terjadi pada sitoplasma dan organel-organel sel lainnya. Inti sel yang mati akan menyusut (piknotik), menjadi padat, batasnya tidak teratur dan berwarna gelap. Selanjutnya inti sel hancur dan meninggalkan pecahan-pecahan zat kromatin yang tersebar di dalam sel. Proses ini disebut karioreksis. Kemudian inti sel yang mati akan menghilang (kariolisis).



2. Perubahan Makroskopis

Perubahan morfologis sel yang mati tergantung dari aktivitas enzim lisis pada jaringan yang nekrotik. Jika aktivitas enzim lisis terhambat maka jaringan nekrotik akan mempertahankan bentuknya dan jaringannya akan mempertahankan ciri arsitekturnya selama beberapa waktu. Nekrosis ini disebut nekrosis koagulatif, seringkali berhubungan dengan gangguan suplai darah. Contohnya gangren.



Jaringan nekrotik juga dapat mencair sedikit demi sedikit akibat kerja enzim dan proses ini disebut nekrosis liquefaktif. Nekrosis liquefaktif khususnya terjadi pada jaringan otak, jaringan otak yang nekrotik mencair meninggalkan rongga yang berisi cairan.

Pada keadaan lain sel-sel nekrotik hancur tetapi pecahannya tetap berada pada tempatnya selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun dan tidak bisa dicerna. Jaringan nekrotik ini tampak seperti keju yang hancur. Jenis nekrosis ini disebut nekrosis kaseosa, contohnya pada tuberkulosis paru.

Jaringan adiposa yang mengalami nekrosis berbeda bentuknya dengan jenis nekrosis lain. Misalnya jika saluran pankreas mengalami nekrosis akibat penyakit atau trauma maka getah pankreas akan keluar menyebabkan hidrolisis jaringan adiposa (oleh lipase) menghasilkan asam berlemak yang bergabung dengan ion-ion logam seperti kalsium membentuk endapan seperti sabun. Nekrosis ini disebut nekrosis lemak enzimatik.

3. Perubahan Kimia Klinik

Kematian sel ditandai dengan menghilangnya nukleus yang berfungsi mengatur berbagai aktivitas biokimiawi sel dan aktivasi enzim autolisis sehingga membran sel lisis. Lisisnya membran sel menyebabkan berbagai zat kimia yang terdapat pada intrasel termasuk enzim spesifik pada sel organ tubuh tertentu masuk ke dalam sirkulasi dan meningkat kadarnya di dalam darah.

Misalnya seseorang yang mengalami infark miokardium akan mengalami peningkatan kadar LDH, CK dan CK-MB yang merupakan enzim spesifik jantung. Seseorang yang mengalami kerusakan hepar dapat mengalami peningkatan kadar SGOT dan SGPT. Namun peningkatan enzim tersebut akan kembali diikuti dengan penurunan apabila terjadi perbaikan.




Dampak Nekrosis


Jaringan nekrotik akan menyebabkan peradangan sehingga jaringan nekrotik tersebut dihancurkan dan dihilangkan dengan tujuan membuka jalan bagi proses perbaikan untuk mengganti jaringan nekrotik. Jaringan nekrotik dapat digantikan oleh sel-sel regenerasi (terjadi resolusi) atau malah digantikan jaringan parut. Jika daerah nekrotik tidak dihancurkan atau dibuang maka akan ditutup oleh jaringan fibrosa dan akhirnya diisi garam-garam kalsium yang diendapkan dari darah di sekitar sirkulasi jaringan nekrotik . Proses pengendapan ini disebut kalsifikasi dan menyebabkan daerah nekrotik mengeras seperti batu dan tetap berada selama hidup.


Perubahan-perubahan pada jaringan nekrotik akan menyebabkan :

1. Hilangnya fungsi daerah yang mati.
2. Dapat menjadi fokus infeksi dan merupakan media pertumbuhan yang baik untuk bakteri tertentu, misalnya bakteri saprofit pada gangren.
3. Menimbulkan perubahan sistemik seperti demam dan peningkatan leukosit.
4. Peningkatan kadar enzim-enzim tertentu dalam darah akibat kebocoran sel-sel yang mati.